Ciri-ciri Kanker Serviks

Ciri Khas Kanker Serviks Jupe

Meninggalnya Julia Perez alias Jupe mengingatkan bahwa kanker serviks termasuk salah satu kanker paling mematikan. Walau tak selalu bisa diandalkan, ada beberapa ciri yang bisa dikenali dari penyakit ini.

Dikutip dari situs organisasi kesehatan dunia (WHO), sebagian besar infeksi HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker serviks tidak disertai gejala. Bahkan tidak semuanya berkembang menjadi kanker.

Beberapa gejala baru muncul ketika luka yang terjadi akibat infeksi HPV makin berkembang, hingga akhirnya menjadi kanker dan sudah memasuki tahap lanjut. Beberapa gejala tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Menstruasi tidak teratur atau siklus yang tidak normal
2. Nyeri dan perdarahan tidak normal pada Ms V setelah berhubungan seksual
3. Nyeri di bagian panggul, letih-lesu (fatigue), penurunan berat badan tanpa sebab, dan hilangnya nafsu makan
4. Keputihan yang tidak wajar
5. Bengkak di kaki.

Sayangnya, kanker serviks yang sudah memasuki stadium lanjut punya peluang sembuh yang lebih kecil. Infeksi HPV yang berkembang menjadi kanker serviks punya peluang lebih besar untuk diobati jika terdeteksi sejak fase awal.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini adalah papsmear dan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Kementerian Kesehatan mengatakan, pemeriksaan semacam itu sudah masuk dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dan ketika sudah terdeteksi, maka sangat dianjurkan untuk tidak menunda-nunda pengobatan yang tepat. Seringkali ketika kanker serviks terdeteksi, fase emas pengobatan justru terlewatkan karena pasien lebih memilih pengobatan alternatif yang belum teruji manjur atau tidaknya. Dan ketika akhirnya datang ke dokter, kondisinya sudah telanjur parah.

“Hampir 70-80 persen pengidap kanker serviks datang ketika sudah stadium lanjut. Sudah 2b atau stadium 3, dan nggak bisa diapa-apain,” kata Prof dr Andrijono SpOG (K), Ketua Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), yang juga inisiator Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS).

Ikan kutuk atau gabus untuk asam lambung

Kandungan dan Khasiat Sari Ikan Gabus / Ikan Kutuk.

Ikan gabus/ ikan kutuk (bahasa Jawa) memiliki nama latin Channa striata adalah ikan predator yang bisa ditemui di danau atau sungai yang berarus tenang. Ikan gabus atau ikan kutuk ini memiliki kepala seperti ular, sehingga diluar negeri biasa disebut dengan snike fish.

 

Ikan gabus / ikan kutuk adalah ikan yang banyak dijumpai di Indonesia, yang sudah dikenal oleh orang-orang tua dulu digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka khitan, luka sehabis melahirkan, luka bakar, dan luka-luka lainnya.

 

Selain itu bayi atau anak kecil juga sudah sering diberikan ikan gabus ini oleh orang-orang tua dulu. Tetapi jarang dari orang tua dulu mengetahui apa saja yang terkandung dalam ikan gabus/ ikan kutuk ini. Mengapa ikan gabus / ikan kutuk ini bisa berkhasiat. Hal ini belum diketahui sampai ada penelitian dari Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari Universitas Brawijaya, Malang yang mengungkapkan kehebatan dari kandungan gizi dan khasiat ikan gabus ini bagi kesehatan.

 

Kandungan Gizi Ikan Gabus / Ikan Kutuk

Diungkapkan dalam penelitian Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, bahwa ikan gabus / ikan kutuk memiliki kandungan protein albumin tertinggi dibandingkan dengan sumber protein albumin dari ikan-ikan yang lain, seperti: ikan lele, ikan bandeng, ikan mas, ikan nila, dan lain-lain. Termasuk kadar protein ikan gabus / ikan kutuk juga tertinggi dibandingkan dengan bahan pangan yang selama ini dikenal sebagai sumber protein seperti: telur, daging ayam, dan daging sapi.

 

Per 100 gram, kadar protein telur hanya 12,8 gram, daging ayam 18,2 gram, daging sapi 18,8 gram sedangkan ikan gabus / ikan kutuk mencapai 25,2 gram. Sangat jauh terpautnya. Nilai plus ikan gabus / ikan kutuk yang lain ialah ikan ini memiliki nilai cerna yang sangat baik yakni mencapai lebih dari 90%. Selain itu protein kalogen ikan gabus / ikan kutuk juga lebih rendah dibanding dengan daging ternak, yang menyebabkan tekstur daging ikan gabus/ ikan kutuk lebih empuk dibanding dengan yang lain.

 

Inilah yang menyebabkan kenapa orang tua dulu memberikan ikan gabus / ikan kutuk ini kepada anak-anak, orang tua, atau orang sakit, tak lain dikarenakan protein yang dikandung oleh ikan gabus / ikan kutuk sangat mudah dicerna oleh bayi, anak-anak, manula/lansia, serta pasien-pasien penyakit berat yang mengalami kekurangan albumin.

 

Keunggulan protein yang terkandung dalam ikan gabus / ikan kutuk lainnya menurut penelitian Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno  adalah sangat kaya akan albumin. Albumin adalah salah satu jenis protein yang mencapai 60% dari total plasma protein dalam darah manusia. Kadar albumin dalam ikan gabus / ikan kutuk sangat tinggi yakni 62,24 g/kg, sementara telur hanya 9,34 g/kg

 

Peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan dan perbaikan jaringan sel dalam tubuh manusia.

 

 

Manfaat dan Khasiat Albumin Ikan Gabus / Ikan Kutuk

Didalam Ilmu kedokteran barat, albumin digunakan untuk mempercepat penyembuhan jaringan sel yang terbelah, seperti luka operasi atau pembedahan. Selain itu Albumin juga berguna untuk membangun dan memperbaiki jaringan sel yang mati, termasuk pada luka diabetes mellitus, luka bakar, jaringan kulit yang mati, organ tubuh yang luka seperti maag pada lambung dll. Untuk anak-anak dapat digunakan untuk membangun jaringan tubuhnya agar perkembangan dan pertumbuhan badannya optimal, untuk lansia agar memperbaiki jaringan sel organ yang telah aus.

 

Fungsi lain albumin adalah sebagai anti oedema / pembengkakan pada kaki akibat kekurangan albumin dalam tubuh. Hal ini biasa dialami oleh pasien penyakit gagal ginjal, diabetes mellitus, stroke, TBC, dan kanker sirosis. Karena albumin berfungsi untuk mengatur tekanan osmotic dalam darah. Albumin menjaga keberadaan air dalam plasma darah sehingga dapat mempertahankan volume darah dalam tubuh agar tidak terjadi pembengkakan / oedema.

 

Dalam konteks anak-anak , bila kadar albumin rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang maksimal.

 

 

Penelitian Khasiat Albumin Ikan Gabus / Ikan Kutuk

Untuk memperjelas bukti empiris maupun klinis akan Manfaat dan Khasiat ikan gabus atau ikan kutuk, kami berikan beberapa bukti penelitian ilmiahnya dari beberapa peneliti, berikut ringkasannya:

 

Penelitian dilakukan oleh bagian bedah RS Umum, Dr. Saiful Anwar Malang. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pascaoperasi dapat meningkatkan albumin dari kadar yang rendah (1,8 g/dl) menjadi normal.

 

Penelitian juga dilakukan oleh Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim dari Universitas Hasanudin, Makassar, menunjukkan kadar albumin pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Sulawesi Selatan, meningkat tajam setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus. Hal tersebut mempercepat kesehatan pasien.

 

Selain itu ada penelitian yang telah dilakukan di Universitas Hasanudin juga menunjukkan pemberian ekstrak ikan gabus selama 10-14 hari dapat meningkatkan kadar albumin darah 0,6-0,8 g/dl. Para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) yang diberi ekstrak ikan gabus secara teratur, dapat meningkatkan kadar albumin di dalam darah, sehingga berat badannya akan naik secara perlahan dan ketahanan tubuhnya meningkat.

 

Dan yang paling sering dijadikan rujukan atas penelitian albumin ikan gabus atau ikan kutuk adalah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari Universitas Brawijaya, Malang, telah membuktikan kemampuan ekstrak albumin dari ikan gabus untuk menggantikan serum albumin impor. Harga serum albumin impor mencapai jutaan rupiah per 10 milimeter. Padahal, dalam satu kali operasi paling tidak dibutuhkan 30 milimeter. Penggunaan ekstrak ikan gabus ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasi pembedahan yang selama ini dikenal sangat mahal. Karena tanpa albumin; sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Albumin inilah yang juga berperan penting dalam proses penyembuhan luka.

 

Lantas Adakah Efek Samping Jika Kelebihan Albumin?

Tidak ada! Jika mengkonsumsi berlebihan albumin ini tidak akan menyebabkan kelebihan albumin (hiper albumin). Ketika pasokan albumin berlebih, tubuh akan menyimpannya sebagai massa otot, sehingga orang sehat pun aman mengkonsumsi albumin sebagai suplemen.

 

Sebenarnya tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang. Cadangan albumin berada di dalam otot. Namun, bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, akan mengganggu metabolisme tubuh. Orang tersebut akan terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar.

 

Itulah sebabnya, bagi semua orang baik yang sehat maupun yang sakit, usahakan untuk selalu mengkonsumsi Protein Albumin Ikan Gabus / Kutuk secara rutin untuk  meningkatkan kadar albumin dalam darah. 

 

 

Kesimpulan

Jadi Ikan gabus atau ikan kutuk ternyata sangat  kaya akan protein albumin, jenis protein yang mempercepat penyembuhan pascaoperasi dan melahirkan. Zat ini juga membantu pertumbuhan anak dan menambah berat badan orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sebagai pendamping obat TBC. Selain itu zat gizi yang terkandung dalam ikan gabus / ikan kutuk diperlukan untuk memperkuat imunitas (sistem kekebalan) tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

 

Konsumsi ikan gabus / ikan kutuk sebanyak 2 kg per hari dalam waktu 8 hari bisa meningkatkan kadar albumin agar mencapai standar ideal yakni 3,5-5 g/dl. Cara lainnya adalah dengan membuat jus ikan gabus yang sudah dikukus terlebih dahulu. Tetapi cara ini selain lama, juga bagi kebanyakan orang sangat ribet dan susah. Lantas bagaimana solusinya? Kabar gembira sekarang sudah ada ekstrak ikan gabus dalam bentuk kapsul sehingga mudah dikonsumsi dan dibawa kemana-mana. Untuk anak pun sekarang tersedia dalam bentuk Madu Albumin Anak yang membuat anak senang mengkonsumsi karena rasanya yang manis dan bermanfaat. Selamat mencoba!

BERAPA PENGHASILAN MINIMAL yg HARUS ANDA DAPATKAN AGAR HIDUP dgn NYAMAN?

Berapa penghasilan atau pendapatan minimal yang harus kita peroleh untuk bisa hidup secara layak, ditengah kepungan kenaikan harga yang tak pernah kunjung berhenti menari?

10 juta per bulan? 15 juta? Atau 30 juta?

Mari kita sejenak luangkan waktu untuk dengan sungguh-sungguh menghitung berapa banyak kebutuhan hidup kita – demi meraih kehidupan yang penuh sejahtera nan bahagia……

Perhitungan disini mengambil asumsi bahwa Anda sudah berkeluarga dengan dua anak dan tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Makassar.

Kalau yang masih jomblo, ya hitungan ini bisa Anda anggap juga sebagai persiapan kalau kelak menikah dan punya anak.

Mari kita mulai dengan biaya untuk kebutuhan hidup sehari–sehari.

1. Biaya Kebutuhan Hidup Sehari-hari

Berapa biaya kebutuhan hidup sehari-hari untuk sebuah keluarga dengan dua anak di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya atau Medan?

Kebutuhan sehari-hari yang pertama adalah untuk makan.

Tiap makan katakan butuh biaya Rp 10 ribu per orang. Kalikan tiga kali makan sehari jadi Rp 30 ribu. Kalikan empat anggota keluarga jadi Rp 120 ribu per hari, atau 3,6 juta per bulan.

Lalu ditambah biaya untuk beli sabun mandi (jangan lupa merknya Lifebouy), odol, sabun cuci pakaian dan sejenisnya.

Ditambah lagi biaya listrik, PAM dan uang hiburan sesekali ke mal sekeluarga.

Estimasi saya, Anda mesti mengeluarkan minimal total uang sejumlah Rp 5 juta per bulan untuk kebutuhan hidup yang paling basic ini.

2. Biaya Pendidikan Anak

Oke, sekarang banyak sekolah SD Negeri yang gratis dan murah meriah. Namun kalau sekolah negeri biasanya pendidikan agamanya kurang mendalam.

Padahal untuk anak tingkatan SD, maka pendidikan agama adalah hal yang fundamental.

Kalau Anda mau menyekolah anak-anak Anda di SD swasta yang favorit atau pendidikan agamanya bagus, maka biayanya lumayan mahal.

Ditambah uang saku dan dana untuk membeli perlengkapan sekolah, bisa habis Rp 500 ribu per anak per bulan atau Rp 1 juta untuk dua anak per bulan.

3. Biaya Transportasi dan Komunikasi

Biaya transportasi adalah biaya pergi pulang ke kantor atau tempat usaha, dgn naik angkutan umum atau beli bensin jika pakai kendaraan pribadi.

Biaya komunikasi adalah biaya beli pulsa tiap bulan baik untuk Anda ataupun istri/suami Anda.

Kombinasi total biaya transportasi dan komunikasi adalah sekitar Rp 1 juta per bulan.

4. Biaya Kredit Rumah

Biaya beli rumah adalah salah satu momok bagi keluarga muda Indonesia. Diperkirakan sekitar 60% keluarga yang baru menikah kesulitan biaya untuk bisa membeli rumah.

Sebuah fakta yang kelam dan muram.

Harga rumah memang makin melangit. Di kota penyangga Depok, Bogor dan Bekasi, atau Tangerang, harga rumah ukuran 70M2 sudah tembus Rp 500juta rupiah.

Jika ditotal cicilan beli rumah dan cicilan DP ini adalah yang paling banyak menghabiskan penghasilan Anda.

Rata-rata Anda harus mengeluarkan dana hingga Rp 6 juta per bulan untuk cicilan ini.

5. Biaya Kredit Mobil

Komponen ini memang opsional, dan bukan sesuatu yang mutlak harus ada. Namun jika Anda sudah punya keluarga dan dua anak, maka memiliki mobil mungkin sebuah kebutuhan.

Mungkin mobil diperlukan untuk pergi sekeluarga ke mal atau silaturahmi, atau kalau harus mengantar anak berobat ke rumah sakit.

Jika Anda membelinya dengan kredit (65 % masyarakat kita membeli mobil dengan kredit) serta dalam jangka 5 tahun; plus biaya perawatan, maka itu dana yang mesti Anda siapkan sekitar Rp 4 juta per bulan untuk keperluan ini.

Jadi berapa total dari semua komponen biaya diatas?

TOTAL : Rp 17 juta per bulan. Ya, angka inilah jumlah total dari rincian pengeluaran diatas.

Dengan dana sebesar itu, Anda baru sanggup membeli rumah sendiri, dan juga mencicil untuk membeli mobil idaman keluarga baru Anda.

Tentu saja jika Anda bisa berhemat – misal tidak perlu beli mobil atau anak cukup sekolah di SDN Negeri; atau rumah cukup tinggal di Pondok Mertua Indah 🙂

Jika Anda bisa berhemat, maka pengeluaran Anda tentu tidak harus sebesar diatas.

Namun saran saya, daripada pusing memikirkan apa yang bisa dihemat, lebih baik pusing pikirkan bagaimana caranya meningkatkan penghasilan Anda secara dramatis.

Akhir kata, bagi yang sudah menembus angka itu, alhamdulilah. Anda layak bersyukur.

Namun bagi yang belum atau masih jauh dibawahnya, tetaplah optimis.

Kebiasaan bos Amazon

Jeff Bezos adalah orang yang merancang sebuah rencana besar yang mengubah cara orang berbelanja selamanya. Dia menyebutnya “Toko Segalanya,” tempat di mana, dengan menggunakan kekuatan Internet yang belum termanfaatkan, orang bisa membeli hampir semua barang. Dua puluh tahun kemudian, toko menghasilkan miliaran di seluruh dunia dan mengikuti nama Amazon.com.

Apa yang menumbuhkan ide yang ditanam di garasi Bellevue menjadi salah satu bisnis paling sukses saat ini? Dedikasi, inovasi, dan 7 kebiasaan cerdas yang bisa Anda gunakan untuk menumbuhkan kesuksesan perusahaan Anda sendiri.

1. Fokus pada Pelanggan
Jeff Bezos mengerti sejak awal, keuntungan bisnis online adalah dalam mengukur perilaku pelanggan. Selama bertahun-tahun, Amazon terus menambahkan fitur yang bertujuan membuat pelanggan mereka senang, yang pada gilirannya, meningkatkan penjualan perusahaan.

Lihatlah ulasan buku Amazon.com, sebagai contoh. Meskipun menerima teguran dari penerbit, Amazon mendorong pelanggan untuk memposting pemikiran mereka, bahkan jika pemikiran itu penting atau negatif. Pelanggan menyukai berbagi wawasan dan membaca yang lain, ulasan adalah salah satu aspek terpercaya dari platform e-niaga modern.

2. Latih Berhemat
Meskipun tidak secara geografis jauh dari kantor Silicon Valley yang mewah dan mewah, Amazon mulai beroperasi di sebuah ruang fungsional sederhana di negara bagian Washington dan beroperasi di pasar. Berhemat adalah kebiasaan Amazon dan tampaknya membantu perusahaan untuk fokus pada hal yang paling penting pelanggannya dan inovasi yang berkelanjutan.

Apa artinya berhemat untuk Amazon? Sebagai permulaan, karyawan membayar tiket parkir mereka sendiri, makanan ringan di kantor tidak gratis, dan saat bepergian, karyawan tidur di kamar double. Secara umum, Amazon bukanlah tempat di mana staf menghabiskan waktu santai untuk melakukan brainstorming sambil minum kopi. Normalnya adalah bekerja lama, keras, dan cerdas, tanpa kompromi terhadap salah satu dari ketiganya.

3. Buat Aturan Sendiri
Apa pertemuan internal tanpa PowerPoint? Nah, di Amazon, itu dimulai dengan argumen tertulis. Siapa pun yang ingin mengajukan ide baru harus terlebih dahulu menyaring pikirannya ke dalam dokumen setebal 6 halaman. Sebelum keputusan dibuat, mereka yang terlibat, termasuk Bezos sendiri, harus meluangkan waktu untuk membaca dan membedahnya.

Aturan lain yang diperkenalkan oleh Bezos adalah Tim Dua-Pizza, tim tidak harus begitu besar. Menurut Bezos, kelompok yang lebih besar kurang produktif, sehingga perusahaan diatur menjadi unit otonom 10 atau kurang yang bersaing untuk mendapatkan sumber daya (tapi bukan pizza) dalam misi mereka untuk membuat pelanggan mereka lebih bahagia.

4. Pikirkan Untuk Jangka Panjang
Bezos memulai Amazon dengan permainan panjang dalam pikiran permainan yang berarti menerima kerugian jangka pendek yang tidak semua orang mengerti.

Pertimbangkan e-book. Ketika e-book pertama kali masuk pasar, kebanyakan penerbit menjualnya dengan harga setara dengan edisi cetak mereka. Bezos, bagaimanapun, memproyeksikan bahwa harga jangka panjang mereka akan sekitar US$ 10 dan mulai menjualnya seharga US$ 9,99. Awalnya, keputusan ini menghasilkan kerugian sekitar US$ 5 per e-book, namun saat harga akhirnya turun, Amazon sudah menjadi yang terbaik untuk e-book. Dengan strategi mengejutkan ini, dia juga meletakkan dasar bagi kesuksesan terbesar perusahaan.

5. Risiko
Sebelum gagasan besar di garasi Bellevue itu lepas landas, Jeff Bezos memiliki pekerjaan aman dengan dana lindung nilai. Tetap saja, dia berhenti, berdiri di garasi orang tuanya dan menuangkan tabungannya untuk membuat Segalanya menjadi kenyataan. Dan itu berhasil.

Saat ini, Amazon beroperasi dengan alasan bahwa risikonya layak mendapat pahala. Pendekatan ini telah menyebabkan jepitan seperti Amazon Auctions, sebuah divisi yang tidak dapat bersaing dengan eBay di pasar, namun juga menghasilkan Pembelian 1 click Amazon yang sangat sukses. Untuk mendukung budaya inisiatif dan perusahaan, Bezos menciptakan penghargaan, memberikan penghargaan kepada kedua karyawan yang mencoba dan berhasil, dan juga kepada mereka yang mencoba dan gagal. Pesan utamanya adalah bahwa mengambil risiko lebih baik bersikap terlalu takut untuk bergerak.

6. Biarkan Data Putuskan
Mungkin mengejutkan And, Amazon.com memulai sebagai toko buku. Pemilihan produk awal bukanlah kecelakaan bahagia di bagian Bezos, melainkan hasil dari melihat panjang fakta-fakta yang sulit. Buku bisa dikirim tanpa putus dan tidak akan pernah habis masa berlakunya (meski pengetahuan di dalamnya tumbuh basi). Singkatnya, buku adalah produk ideal untuk e-commerce.

Setiap aspek perilaku perdagangan dan pelanggan sangat terukur, sehingga Bezos menuntut agar semua keputusan didasarkan pada kecerdasan itu.

7. Tetap Lapar
Tak henti-hentinya belajar, berkembang, dan berinovasi bisa menjadi bahan utama kesuksesan. Amazon mulai dengan buku, tapi tidak lama setelah mereka mendapatkan pijakan daripada mereka menaklukkan musik, film, elektronik, dan mainan. Kemudian datanglah Kindle dan dengan itu mereka memenangkan ceruk pasar mereka. Bahkan sekarang, ada layanan Amazon yang benar-benar berada di bawah radar untuk kebanyakan konsumen. Tahukah Anda bahwa Amazon Web Services menyediakan layanan komputasi awan untuk bisnis besar pemerintah AS dan bahkan NASA?

Berikut adalah yang bisa Anda pelajari dari Jeff Bezos pendiri e-commerce Amazon. Semoga menginspirasi.

Kisah perjuangan anak india jadi CEO google

Pichai Sundararajan, atau lebih banyak dikenal dengan nama Sundar Pichai tentu sangat terkenal di jagat teknologi. Bagaimana tidak, dia CEO atau direktur utama Google, sebuah jabatan sangat mentereng. Hal yang mungkin tak pernah terbayangkan saat masa kecilnya, jauh di India.

Sundar memang bukan orang asli Amerika Serikat. Ya, sudah bisa ditebak dari namanya, Sundar Pichai itu orang India. Dia dilahirkan di selatan kota Chennai, India, pada 44 tahun yang lalu.

Ayahnya bekerja di konglomerasi Inggris, General Electric Company. Tapi gajinya kecil. Sang ayah berkisah anaknya itu sudah tertarik dengan teknologi sejak belia.

“Aku sering bicara padanya soal pekerjaanku dan tantangannya. Bahkan saat masih berusia muda, dia sudah ingin tahu soal pekerjaanku. Kupikir, hal itu membuatnya tertarik pada teknologi,” kata sang ayah, Regunatha Pichai.

Sundar tumbuh besar di apartemen dua kamar bersama orang tua dan saudara laki-lakinya. Tidak ada kemewahan di masa kecil itu, tidak ada mobil bahkan televisi.

Dikutip detikINET dari Guardian, untuk bepergian, mereka harus berdesakan di bus kumuh atau memakai sepeda motor jenis Vespa yang baru bisa dibeli setelah menabung tiga tahun. Kadang tak segan mereka berempat berhimpitan naik vespa tersebut.

Pada umur 12 tahun, keluarga Sundar memasang telepon, benda yang sangat disukainya. Dasar punya otak cemerlang, Sundar dapat mengingat semua nomor telepon yang pernah dihubunginya.

Kumar Sankaralingam, tetangga keluarga itu, mengingat dengan jelas sosok Pichai di masa mudanya. “Dia itu sangat pemalu tapi suka berpendapat tentang apapun,” kata Kumar.

“Aku tak bisa percaya dia menjadi CEO Google. Itu adalah keajaiban bagi dia dan juga bagi kami. Kami sangat bangga padanya,” ia melanjutkan.

“Mereka keluarga yang rendah hati. Ayahnya mendapat sekitar Rp 500 ribu sebulan yang cukup untuk saat itu. Ayahnya adalah teladan bagi Sundar,” sebut Kumar lagi.

Bagaimana cerita Sundar sehingga dari keluarga yang biasa saja itu dapat meroket namanya di dunia teknologi? Jangan lewatkan di artikel berikutnya

Gaji pas-pasan, otaknya makin goblok

Yang bilang kalimat diatas bukan saya lho, namun para peneliti ekonomi dari Harvard University.

Penelitian mereka mengungkap fakta yang muram dan mengejutkan : orang yang penghasilan atau gajinya pas-pasan, dalam jangka panjang daya kognisi dan kemampuan otaknya akan makin mandul.

Alias orang itu akan menjadi makin tulalit. Alias menjadi makin goblok.

Nah lho.

Studi gabungan tim peneliti dari Harvard itu, melalui serangkaian eksperimen menemukan fakta : daya kognisi orang dengan penghasilan yang pas-pasan atau bahkan terbatas, akan makin menurun, dan kemampuannya untuk melakukan problem solving menjadi makin memburuk.

Kenapa orang yang penghasilannya terbatas menjadi makin tulalit?

Sebabnya sederhana : karena kemampuan atau kapasitas otak kita itu sejatinya terbatas.

Saat otak kita dibebani pikiran ttg kondisi finansial yang sulit, maka tak ada lagi tersisa ruang dalam otak kita untuk berpikir kreatif tentang solusi.

Apa yang terjadi saat pikiranmu dibebani stress karena memikirkan kondisi keuangan yang serba terbatas?

Cadangan energi otak Anda untuk menyelesaikan beragam problem lain secara kreatif, menjadi habis.

Kapasitas otak Anda sudah habis memikirkan kondisi keuangan yang serba sulit; dan otak Anda menjadi makin tulalit saat diminta menuntaskan problem lain dalam hidup (misal problem pekerjaan, peluang usaha, dll).

Eksperimen itu juga menemukan fakta yang agak lucu namun valid : kecerdasan otak kita saat tanggal muda cenderung lebih bagus dibanding kecerdasan kita saat tanggal tua.

Jadi kalau Anda merasa lebih goblok pas tanggal tua, ndak perlu merasa panik. Hal ini memang wajar adanya

Btw, hasil penelitian ilmiah itu juga memunculkan lingkaran setan yang kelam sepert berikut ini :

orang yang penghasilannya pas-pasan maka kemampuan otaknya akan makin menurun >> membuat kreativitas orang itu menurun >> karena otaknya makin tulalit dan makin tidak kreatif >> maka penghasilannya akan semakin menurun juga >> penghasilan makin menurun, maka kemampuan otak makin menurun.

Lingkaran setan yang muram bukan?

Itulah yang mungkin menjelaskan kenapa sebagian besar orang gagal mengubah nasib; dan penghasilannya tetap stagnan dalam jangka panjang.

Jadi apa SOLUSINYA?

Ada 3 tips praktis untuk menjadi solusi dari keadaan kelam diatas.

Tips # 1 : tetap terus tekun belajar mengembangkan kemampuan diri.

Baca dan pelajari ilmu-ilmu yang berguna, lalu PRAKTEKKAN. Kalau semua ilmu dan tips cuma dibaca, tapi tanpa dipraktekkan ya dampaknya tidak akan ada.

Sebab TEORI tanpa AKSI adalah ILUSI. Sementara AKSI tanpa TEORI adalah ANARKI.

Mungkin sudah tepat, Anda bergabung di grup ini. Sebab grup ini banyak menghadirkan ilmu bergizi tentang pengembangan diri dan peningkatan bisnis kamu.

Dengan terus mempelajari dan mempraktekkan tips-tips yang ada di grup ini, kamu mungkin bisa terus meningkatkan kemampuan sel otak Anda. Agar tidak makin tulalit 🙂

Tips # 2 : terus memelihara optimisme dan harapan….

Sebab masa depan hanyalah milik orang-orang yang masih percaya dengan harapan hidup yang lebih baik.

Optimisme dan harapan akan masa depan yang lebih baik akan membuat kita terus mau bergerak. Keyakinan akan hasil yang lebih baik akan membuat kita terus gigih mencoba melakukan aksi real. Bukan cuma bengong dan plonga-plongo 🙂

Sebab penelitian juga menunjukkan, kalau kita terlalu banyak bengong dan tidak melakukan AKSI NYATA (tidak banyak bergerak alias mager), maka sel-sel otak kita malah makin mudah layu.

Orang yang terlalu banyak santai dan cuma baca-baca media social, dan tidak banyak melakukan gerakan nyata (aksi real), terbukti makin lama justru akan makin bodoh. Daya kognisi dan sel otaknya makin nyungsep. Wadoh.

Tips # 3 : Take Massive Action
Makanya, tips terakhir agar sel otak kita tidak mudah layu adalah : just do it. Bergeraklah. Take massive action.

Dengan action, dan tekun mempraktekkan ide-ide yang ada, Anda melatih sel otak Anda untuk terus tumbuh dan berkembang.

Ingat prinsip ini: mager akan membuat sel otakmu layu. Aktif bergerak dan rajin action akan membuat sel otakmu terus tumbuh.

Rajin action dan gigih praktek juga bisa membuat kita jeli melihat peluang perbaikan. Sebab pengalaman nyata dari action adalah guru yang terbaik bagi kehidupan.

Salam sukses penuh barokah,
Yodhia Antariksa

Download gratis 7 materi presentasi bagus tentang kiat sukses bisnis di :
.
www.MenjadiWirausaha.com/sukses

Pengalaman kerja di Upwork


Anakku sekarang umurnya 2 tahun, sedang lucu2 nya kata orang… dan pengalamanku juga kayak gitu…
Teringat dulu waktu dia masih di dalam kandungan, istriku pulang kampung duluan ke Kediri sementara aku ngurusin kerjaan yg belum beres di Bandung. Klo ga salah waktu itu masih sama klien Canada. Namanya Tim, orangnya ramah dan suka dengan budaya internasional.

Di masa itulah…pertama kali aku ngobrol2 sama Om Syaiful Sabril buat bikin kursus online mengenai Ruby on Rails…
Wah 2,5 tahun yg lalu berarti yah…ga terasa…waktu berlalu begitu cepat…

Waktu itu kenapa pengen bikin training online, misi nya simple…

Selama ini Om Syaiful kebanyakan kerjaan, tetapi ga mampu handle sendirian…
Itu karena skill bernama Ruby on Rails ini sedang hot-hot nya di USA sana.
Gimana gak hot, hampir sebagian besar startup memilih menggunakan Ruby on Rails untuk membangun aplikasi web nya.
Ruby on Rails jadi salah satu tools yang powerful karena kesimpelan dan kecepatannya dalam web development.
Apalagi ditambah dengan deretan website besar yang sukses dibangun seperti Twitter, AirBnB, Shopify, Groupon, Github, dlsb…
Makin populerlah si Ruby on Rails ini di negara Paman Sam…

Ada gula ada semut, jika banyak permintaan maka harga makin naik begitulah hukum ekonomi.
Oleh karena itu programmer-programmer Ruby on Rails bergaji sangat mahal.
Kalau ngintip Upwork profile nya Om Syaiful, saat ini dia membandrol $70/jam untuk jasa pemrograman Ruby on Rails.

Ya, Anda gak salah hitung…hampir 1jt rupiah /jam nya.

Lah terus apa iya ada yang mau bayar segitu?
Intip lebih dalam lagi Upwork profile nya dan Anda bakal menemukan bahwa dia sudah bekerja sebanyak 9.324 jam.
Itu pekerjaan jam2an yang dicatat oleh Upwork, belum pekerjaan borongan yang diselesaikan tanpa dicatat berapa jam pengerjaannya.
Jadi inget teori nya Malcolm Gladwel bahwa untuk menjadi expert tingkat dunia, seseorang harus mau menghabiskan waktu 10.000 jam dalam sebuah bidang. Ga heran klien nya Om Sabril membentang luas di internasional.

Apakah semua ribuan jam yang dicatat oleh Upwork itu dihargai 1jt per jam oleh Syaiful?
Tentu saja tidak, sama seperti yg saya lakukan…dia mulai dari pekerjaan2 kecil selagi mengasah skill nya.
Kalau kepo pengen tahu berapa dia sudah dapat dari satu platform bernama Upwork ini…Anda bisa lihat angka $200.000 , tinggal mengalikannya saja dengan kurs rupiah saat ini yang ada di Rp.13rb sekian…
Belum dihitung yang diluar platform Upwork ataupun yang direct client.

Menguasai skill bernama Ruby on Rails ini peluang…karena trend nya sedang menaik…
Dan lebih gampang menaiki trend dari pada menciptakan trend.
Trend di USA, kebutuhan atas orang yang menguasai skill ini semakin banyak…

Mas Syaiful aja sampai harus membuat tim buat menghandle pekerjaan2 yang berdatangan, tetapi tetap…masih lebih banyak yang minta dikerjakan daripada yang bisa dikerjakan.

Kalau lihat di Upwork saja, ada 800an pekerjaan dengan kata kunci Ruby

Peluang pasarnya… milyaran di situ…

Apalagi gelombang trend naik ini mulai merembet ke Indonesia.

Startup-startup conference mulai bermunculan di Jakarta dan kota2 besar lainnya.
Para Venture Capitalist mulai melirik potensi2 pemuda Indonesia dalam membuka emerging market…pasar yang merekah…
Apakah kamu punya ide untuk membuat startup?
Nah sekaranglah saat yang paling ideal buat mewujudkannya…
Siapa tahu startup mu jadi besar seperti facebook, airBnB, twitter dll…
Atau seperti lazada yang dibeli oleh Alibaba dengan harga fantastis: 13 Trilyun….
Apa yang mau kamu lakukan dengan uang sebanyak itu?
Liburan ke pulau eksotis?
Jalan2 ke eropa?
Bikin project sosial ke africa seperti yg dilakukan oleh Bill gates?
Solving bigger problem seperti Elon Musk dengan obsesi nya membuat koloni di Mars sebagai solusi bumi yang semakin crowded?

Ini peluang… dan gelombang yang sudah lewat akan sulit untuk dikejar lagi…
Entah kapan akan datang lagi…entah kapan akan terlihat lagi…

Tapi gimana dong mas… Saya kan gak bisa mrogram?

Tenang…semua ada jalannya…

Alhamdulillah hari ini saya ketemu lagi sama Syaiful dan dia setuju untuk menurunkan ilmunya…

Misi nya adalah… agar dollar2 ini tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang saja di Indonesia…
Agar potensi2 para pemuda bisa termaksimalkan dengan mempunyai skill2 baru
Agar bisa berdaya guna, masa muda dipenuhi oleh karya…
Bukankah sebaik2nya manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya?
Bermanfaat karena bisa menghidupi diri sendiri dan engga ngrepotin orang lain…
Bermanfaat karena bisa menghidupi anak istri…
Bermanfaat karena bisa membangun tim dan menghidupi orang lain…

So brother and sister…

Buat yang berminat, bisa ikut di kelas Training online menjadi programmer sukses dengan Ruby on Rails…

Di sini akan diajari dari nol…dari dasar banget…nget….

Investasinya berapa?
Yah perjam nya Syaiful aja hampir satu juta.
Apalagi sekarang sudah ada tim yang artinya pemasukan dia juga punya nilai kali.

Tapi mikir2…kami juga punya misi sosial di sini…

Tapi juga jangan gratis, karena pengalaman yang sudah2… dikasih gratis malah hanya untuk “sekedar tahu” tanpa dipraktekkan. Kayak buku Panduan praktis jadi online freelancer yang saya buat, sudah di download lebih dari 7000 orang, tetapi yang praktek hanya sedikit sekali…

Jadi gimana caranya biar tetap terjangkau? Berapa harga yang pas untuk menghargai skill nya Om Syaiful ini?

Akhirnya dari diskusi kami berdua, kami putuskan training ini biayanya Rp.497rb saja per bulan.

Targetnya dalam waktu 3 bulan atau kurang sudah bisa punya portfolio yang bisa dijajakan ke klien2 luar negri.

Oh ya, tidak hanya punya target untuk bisa menguasai ilmu ruby on rails, tetapi juga tidak kalah penting…bagaimana mencari dan mendapatkan klien2 luar negri.

Trainingnya akan diadakan setiap hari Sabtu selama 2 jam.
Akan ada recording session bagi yang ketinggalan, tetapi sangat diharapkan bisa hadir pada saat live.
Bakal dibuatin group support buat bebass nanya kesulitan2 yang didapat.

Tapi maaf, saat ini baru bisa terbatas hanya 20 orang saja…
Hal ini dikarenakan karena kemampuan kami menghandle baru sebanyak itu.

Dan kami lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas.
Kalau ada yang bisa belajar dengan rajin dan akhirnya punya skill bagus… tidak menutup kemungkinan buat masuk dalam tim dan menghandle klien2 yang membutuhkan…

Jadi apa aja yang kamu dapat?
– Live training seminggu sekali, 4x sebulan
– Materi Ruby on Rails, programming yang lagi hot di USA dan merembet ke Indonesia
– Materi bagaimana cari klien dan memasarkan skill yang dimiliki
– Recording session buat yang ketinggalan materi
– Group support buat bebas nanya kesulitan yang dihadapi

Nah…apakah kamu minat?
Buruan inbox saya…hanya untuk 20 orang saja…
Kirim nama, email, no hp, dan pekerjaan saat ini, juga komitmen untuk belajar dan sukses…

————————-
UPDATE, 12 JAM SETELAH LAUNCH… Guys, brother and sister… slot udah penuh yaaa… 🙂
Sementara kita cukupkan segini dulu… klo banyak2 nanti khawatir engga kehandle…

Buat yang udah inbox datanya tp blum transfer… ditunggu sampai siang ini

Terima kasih… dan jangan pernah berhenti berkarya 🙂 (y)
————————–

Tidak punya pengalaman programming? Well… every expert start from newbie…semuanya mungkin buat yang mau belajar dan berusaha…

So…good luck buat menyambut trend yang akan datang…
Trend digital yang mengglobal…
Good luck untuk mewujudkan karya2 terbaik dalam hidupmu…
Good luck untuk menjadi sebaik2nya manusia…yang bisa menghidupi diri sendiri dan juga orang lain…

I’ll see you at the course,
Awan Rimbawan & Syaiful Sabril

*psst, jangan bilang2 ya….ada diskon 10% buat yang share status ini…*

 

sumber: link

Belajar Cape – Cape, Ujungnya Nganggur Juga !

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2017 tercatat mencapai 7,01 juta orang. Tingkat pengangguran tertinggi adalah lulusan sekolah menengah kejuruan dengan persentase 9,84 persen.

Bagi saya justru ini angka yang bagus, karena semakin nganggur seseorang maka semakin besar peluangnya untuk menghasilkan income.

Ingat, saat kita belajar dari TK – Kuliah selama 18 tahun, kita belajar skill untuk bisa bekerja bukan skill untuk bisnis.

Sehingga kita bisa gunakan skill itu untuk menghasilkan uang. Kalau mau bisnis apa Anda sudah punya skill? Ya belum…

Maka dari itu Anda harus belajar bagaimana mengasah skill bisnis, sehingga skill tersebut bisa menghasilkan uang

Tapi yang saya lihat, orang ga sadar, ketika ia mau mulai bisnis #EHH malah udah skeptis duluan.

Ditawarin bisnis A, bilangnya ga laku ah…
Ditawarin jualan di marketplace, bilangnya ah mana mungkin bisa
Ditawarin peluang usaha C, dibilang nanti kalau gagal gimana

Nah, kalau Anda sudah menutup diri untuk menerima peluang, otomatis Anda tidak bisa punya kesempatan untuk menjalankan bisnis.

Saya pernah bilang, kenapa orang miskin tetap miskin sedangkan yang kaya semakin kaya? Semua karena mindset & mentalnya.

Tahu kapan harus menerima peluang, terbuka sama informasi, dan rela membayar mahal untuk belajar & tumbuh.

Jadi, kalau memang serius ingin jadi pengusaha, belajarlah skill untuk jadi pengusaha,

Sampai saat ini saya ga pernah berhenti belajar. Workshop – workshop selalu saya ikuti, terus sekarang udah mulai rutin baca buku meski saya ga suka tapi saya coba ( haha )

Beberapa teman – teman yang ikut belajar di pasukanalona.com sebenarnya sadar, kalau mereka belum ada skill untuk bisnis online, makanya mereka belajar.

Sama juga dengan Anda, kalau ga punya skill, belajar habis – habisan disana. Sampai skill Anda bisa ditukar dengan uang.

Gitu kira – kira,

Jadi, kesimpulannya… kita harus terus belajar, supaya kita bisa jadi pengangguran & bisnis bisa menghasilkan ya !

Bedanya kalau orang – orang nganggur cari kerja, Anda harus nganggur kemudian besarkan usaha. Hehe

Ingat ga, kenapa ada orang – orang yang berhasil membangun Multiple Stream of Income?

Punya income yang banyak dari berbagai jenis bisnis gitu? Karena mereka melihat peluang dan punya skill untuk menghasilkan uangnya.

Kenapa juga orang bisa jalanin bisnis tapi bisnisnya bisa jalan tanpa kehadiran orang tersebut? Karena ia punya skill untuk membangun sistem dalam perusahaan

Kalo skill ga punya ya ga bisa sampe segitunya.. Makanya perlu belajar lagi…

Bagi saya, sukses itu = skill + opportunity + effort to action.

Kalau skill ada, bisa ngelihat peluang, kemudian dia action gila – gilaan disana sudah pasti sukses

dan, semesta selalu mendukung, apa yang kita lakukan akan berbuah pada apa yang kita percaya. Itu sebuah belief system dan sudah saya buktikan

Semoga Anda bisa jadi pengangguran & sukses segera !

Share JIka Bermanfaat !

Rahasia binsis telkomsel omset trilunan

PERLAWANAN HACKER terhadap TELKOMSEL : KISAH KESERAKAHAN BISNIS BERNILAI 28 TRILIUN

Sumber asli tulisan dari blog saya sendiri : www.strategimanajemen.net

Jumat minggu lalu, website Telkomsel sukses diretas oleh hacker yang tampaknya marah dengan kebijakan harga data Telkomsel yang dianggap kurang bersahabat.

Langkah hacker itu tampaknya mewakili segenap perasaan netizen yang mungkin kebetulan juga pelanggan Telkomsel.

Dibalik tragedi hacking Telkomsel itu terkuak pelajaran krusial tentang keserakahan bisnis dan hak konsumen yang terabaikan.

Kalimat-kalimat sang hacker yang sempat menodai web Telkomsel itu memang terasa sarkas.

Berikut petikannya : “Fuck Telkomnyet : Pegimane bangsa Endonesa mau maju kalo internet aja mahal……Murahin harga kuota internet, Nyet”.

Namun kalimat vulgar yang dimuntahkan hacker itu mungkin layak direnungkan.

Faktanya, tahun 2016 lalu, profit Telkomsel tembus angka Rp 28 triliun – sebuang angka yang teramat masif. 28 triliun adalah benar-benar angka profit yang mencengangkan.

Dengan laba sebesar itu, Telkomsel menjadi perusahaan dengan profit TERBESAR di Indonesia, mengalahkan laba BRI yang besarnya Rp 25 triliun atau berapada pada posisi kedua tertinggi.

Laba bersih 28 triliun itu diraup melalui pendapatan total Telkomsel pada tahun 2016 sebesar Rp 86 triliun.

Itu artinya net profit margin Telkomsel berada pada angka 32% – sebuah angka yang agak gila untuk perusahaan raksasa sebesar mereka. (Net profit margin adalah perbandingan antara net profit dengan total pendapatan).

LUMAYAN GILA, sebab rata-rata profit margin perusahaan telco di seluruh dunia hanya 11%. Di Asia, rata-rata profit margin perusahaan layanan telco juga hanya 20an%.

Sebagai contoh Singtel (Singapore Telecom) yang juga pemilik 35% saham Telkomsel hanya punya net profit margin sebesar 21% – jauh dibawah Telkomsel.

Sementara profit margin Telstra Australia hanya 20%; Telco Thailand (AIS) 21%; Telco Phillipina (PLDT) hanya 17% dan profit margin China Mobile hanya 15%.

Dari angka diatas, dapat diartikan profit margin Telkomsel jauh diatas rata-rata dunia, 3 kali lipatnya. Atau jika dibanding Asia, lebih tinggi 50%.

Ada sebuah kalimat yang layak ditabalkan manakala profit margin bisnis Anda sangat eksesif, atau jauh diatas normal. Kalimat itu adalah : karnaval keserakahan bisnis yang amat menggetarkan.

Faktanya, profit margin Telkomsel memang selalu tampak eksesif, dengan rincian sbb :

Profit Margin Telkomsel 2014 : 29% (Laba 19 triliun, pendapatan 66 triliun)
Profit Margin Telkomsel 2015 : 29% (Laba 22 triliun, pendapatan 76 triliun)
Profit Margin Telkomsel 2016 : 32% (Laba 28 triliun, pendapatan 86 triliun)

Artinya dari tahun ke tahun, profit margin Telkomsel nampak makin menggurita. Dan angka margin 32% untuk sebuah bisnis dengan penghasilan 86 triliun adalah SEBUAH KEAJAIBAN ANEH DUNIA.

Bahkan profit margin Apple (perusahaan paling inovatif dan paling mahal di dunia) hanya 21%, sementara net profit margin Google juga berada pada angka 22%.

Dengan kata lain, nafsu Telkomsel untuk meraup profit sebesar-besarnya terasa sangat mencolok. Meraup margin yang sangat eksesif, 32%, ibarat rentenir yang memasang bunga mencekik kepada pelanggannya. Tak peduli kasi harga mahal buat pelanggan.

Wajar jika hacker marah.

Seperti biasa, Telkomsel akan berkilah : kita butuh dana masif untuk membangun infrastruktur telekomunikasi dan menjaga stabilitas koneksi, dan blah blah lainnya. Paham. Poinnya bukan ini.

Poinnya adalah kenapa Telkomsel tega menghisap margin hingga 32%, sebuah angka yang jauh diatas rata-rata industri telco dunia dan Asia. Sebuah angka yang amat eksesif dan abnormal.

Bahkan dengan hanya margin 20% pun, sebenarnya Telkomsel tetap akan untung besar dan semua dana pembangunan infrastruktur (capital expenditures) akan tetap DAPAT DIPENUHI.

Yang muram adalah : jika alasan butuh dana besar untuk membangun jaringan hanya KAMUFLASE untuk menutupi nafsu keserakahan mereka.

Nafsu agar profit margin diatas 30% yang abnormal itu bisa tetap mereka raup. Sekali lagi, tanpa peduli apakah harganya terlalu mahal atau tidak.

Kita tidak mengharap margin Telkomsel harus turun menjadi cuma 7% atau bahkan 11% (sesuai rata-rata industri telco dunia). NO.

Tapi please, jangan berlagak seperti rentenir yang dengan santai mencekik dan menghisap darah pelanggannya, demi nafsu mempertahankan profit margin diatas 30%. Sebuah angka yang sekali lagi, jauh ditas rata-rata industri telco Asia dan dunia.

Yang muram adalah 35% saham Telkomsel dimiliki Singtel. Artinya 35% dari total profit Rp 28 triliun (atau setara Rp 9,8 triliun masuk kantong negara Singapore).

Pelanggan Telkomsel jadi seperti terpelanting dua kali. Yang pertama, terus dihisap demi nafsu mempertahankan margin abnormal diatas 30%. Dan yang kedua, ikut menyumbang hampir 10 triliun demi kepentingan kas negara lain.

Hidup jadi terasa agak pahit.

Betapapun margin 32% atau jauh diatas rata-rata industri telco Asia dan dunia itu layak dicermati dengan serius. Serangan hacker minggu lalu adalah wake up call.

Mungkin KPPU atau Komisi Pengawasan Persaingan Usaha perlu turun menelisik, apakah nafsu mempertahankan margin eksesif itu telah berakibat merugikan kepentingan jutaan pelanggan Telkomsel. Dan kenapa profit margin harus terus berada pada angka abnormal?

Sekali lagi, poinnya bukan anti profit – sebab profit adalah oksigen bagi sebuah bisnis.

Yang ingin kita gugat adalah : nafsu maksimalisasi profit hingga ke angka yang ekstrem, dan mengorbankan hak-hak pelanggan untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Kalau saja Telkomsel mau menurunkan profit margin menjadi 23% sd 25% (sedikit diatas standar Telco Asia), dan bukan terus diatas 30%, maka margin inipun tetap relatif tinggi.

Margin 23% atau 25% adalah angka yang lebih masuk akal. Penurunan margin ini juga TIDAK AKAN sampai membuat Telkomsel kekurangan dana untuk membangun jaringan. Mereka tetap akan untung masif.

Dan pada saat yang bersamaan, penurunan profit margin ini bisa dialokasikan untuk kepentingan pelanggan. Bisa berupa penawaran harga yang lebih terjangkau. Atau penambahan kuota data tanpa menambah biaya, dan penambahan kecepatan data. Atau juga pemerataan layanan data secara lebih masif. Win-win solution.

Sekali lagi, serangan hacker itu adalah sebuah wake up call bagi manajemen Telkomsel untuk men-desain ulang strategi finansial mereka.

Mempertahankan profit margin diatas 30% mungkin akan makin memperkaya Telkomsel. Namun nafsu maksimalisasi profit abnormal ini hanya akan membuat kantong jutaan pelanggannya terus tercekik.

Mungkin itulah contoh kelam tentang extreme capitalism yang terlalu rakus. Dan mungkin karena itu pula, sang hacker menulis slogan heroik : Fuck Telkomnyet!!

Kenapa lamborgini tidak pernah iklan di TV

Dari gambar ini, saya belajar beberapa hal :

1. Jika kita ingin memasarkan produk kita, pahami dulu siapa calon pelanggan kita termasuk kebiasaan mereka sehari-harinya.

2. Orang kaya tidak pernah menghabiskan waktu mereka di depan televisi karena mereka sadar Television Kills Productivity!

3. Jika ingin mancing ikan monster, umpannya juga harus monster! Kita tidak bisa mancing ikan monster dengan umpan cacing yang unyu2.

4. Iklan sebagus apapun jika salah sasaran tetap 0 hasilnya.

5. Hanya orang yang bermimpi punya mobil ini yang bakal share postingan ini 😂😂😂

Tinggalkan komentar apa yang bisa Anda pelajari dari gambar ini?